Kedekatan kita yang saat itu, menjadi saksi nyata. Aku dan kamu, yang awalnya tidak mengenal satu sama lain akhirnya bertemu di satu tempat yang sama.
Perkenalan kita yang hanya sebatas teman biasa membuat kita menjadi tau satu sama lain. Kau, adalah sosok yang selalu menemaniku, memberi nasihat kepadaku saat aku dan dia sedang mengalami permasalahan, dan karena itulah kedekatan kita semakin terjalin.
Saat itu aku mulai menyadari bahwa aku sudah tak mencintai dia, dan aku mulai jatuh cinta kepada kamu. Kamu yang selalu mewarnai hari-hariku.
Di suatu malam, seperti biasa aku dan kamu sedang berkomunikasi, kita membicarakan hal yang tak penting dan entah kenapa aku nyaman dengan hal itu. Aku pun mulai menanyakan hal yang timbul di benakku, yaitu "siapa perempuan yang sedang kamu sukai?"
Kamu tidak langsung menjawab pertanyaanku, dan akhirnya aku mulai memecahkan teka-teki yang kamu berikan.
Aku pun mulai heran dengan ciri-ciri yang dia berikan, karena semua itu menjurus kepadaku. Dan dugaanku benar. Perempuan yang kamu sukai adalah aku. Aku tidak pernah menyangka bahwa kamu juga mempuyai perasaan yang sama sepertiku.
Puncak permasalahanku dan dia terjadi, aku memutuskan untuk melepaskan dia, karena aku mulai menyayangimu. Aku menceritakan kepadamu bahwa aku dan dia sudah tak bersama lagi, dan kau yang setia membuat senyuman di wajahku ini.
Pada malam hari, aku sedang duduk di ruang tamu sambil menonton tv yang masih bisa terlihat dari ruang tamu. Aku sibuk mengerjakan pr-ku. Aku juga sedang sms-an denganmu. Seperti biasa kau selalu menemaniku. Disaat aku sedang sibuk dengan pekerjaan rumahku, hapeku bergetar tanda ada sms yang masuk. Aku memutuskan untuk menyelesaikan satu nomor lagi, dan barulah aku melihat sms itu. Ya,sms itu dari kamu. Tapi sms itu bukan sms biasa. Sms itu adalah sms yang paling tidak pernah aku duga. Kau memintaku untuk menjadi pacarmu.
Panik, kaget, senang, semua bercampur menjadi satu. Dan aku memutuskan untuk menerimamu, karna aku juga mulai menyayangimu. Saat kau selalu ada untukku aku sangat bahagia. Dan disaat kau menjadi milikku hari-hariku menjadi lebih berwarna. Aku bersyukur kepada Tuhan karena aku bisa mengenal kamu, bisa memilikimu yang selalu melindungiku, dan memberikan semangat untukku.
*30 oktober 2010 19:13 aku dan kamu bersatu menjadi satu cinta. Untuk pangeranku, cahaya hatiku *

0 komentar:
Posting Komentar