RSS

Pelangi itu menghilang


Kau….
Yang pernah menamani hariku
Yang pernah membuat senyum di wajahku
Yang pernah membuat sebuah kenangan indah dihidupku

Tapi kau kini telah pergi
Meninggalkanku sendiri bersama semua kenanganmu
Meninggalkanku bersama semua senyuman yang pernah kau buat

Hidupku hampa tanpamu sayang
Tak ada lagi candamu
Tak ada lagi kata kata sayangmu
Tak ada lagi yang menemaniku

Mengapa kau pergi sayang?
Apa karna aku kurang sempurna dimatamu?
Atau karna aku kurang memahamimu?

Di dalam hatiku ini
Aku sangat menyayangimu
Kau bagaikan pelangi terang dihidupku
Yang dapat membuatku bahagia saat melihatmu

Tapi mungkin sekarang pelangi itu sudah tiada lagi
Pelangi itu sudah pergi
Pergi meninggalkanku
Dan membawa semua keindahan yang ia punya


Ditulis saat aku  mengingatmu
Disaat aku melihat pelangi indah di sore hari

(: Milla Nur Widyastuti :)

Penyesalan itu


Kita telah bersatu sayang, ingatkah kau kejadian itu, tepat 27 hari yang lalu. Kau dan aku menjadi sepasang kekasih. Setelah sebelumnya kau memintaku untuk menjadi pacarmu. Berat dihatiku untuk menerimamu, bukan karna hal sepele, aku harus memilih dua pilihan yang sangat berat bagiku. Bayangkan jika kamu ada diposisiku, harus memilih salah satu orang yang kau sayang. Aku sudah mulai menyayangimu, dan aku ingin kita bisa menjadi lebih dari sekedar teman. Atapi aku juga tak ingin kehilangan dia. Dia adalah seseorang yang sangat spesial, dia sudah seperti adikku.
Tapi aku memilihmu, walaupun aku harus kehilangan dia. Sang masa lalumu, yang sudah seperti adikku. Entahlah kenapa aku bisa merelakan dia, dan memilih kamu, satu alasanku. Aku sudah mulai menyayangimu. Aku sudah mulai nyaman denganmu. Aku ingin kita bersatu menjalani hari hariku bersamamu. Aku ingin kita menjadi suatu pasangan yang bisa saling membahagiakan satu sama lain. Ya mungkin itu alasanku kenapa aku merelakan dia pergi dari kehidupanku haya demi dirimu.
Aku dan kamu sudah bersatu dan dia sudah menjauh dan juga membenciku. Mungkin pilihanku ini memang salah, tapi entahlah mungkin aku sudah mulai merasakan "cinta itu buta". Didalam hatiku yang paling dalam, aku tak ingin di pergi dari hidupku, dia sudah seperti adikku sendiri 2 tahun ini lalu sekarang? Dia membenciku karna aku lebih memilih kamu.
Tadinya aku kira kamu bisa menghargai semua pengorbananku ini, tapi mungkin tidak. Kau meninggalkanku. Kau pergi dari hidupku. Entah apa salahku akupun tak tau yang pasti kini kau bukan lagi milikku. Aku harus menjalani hidupku sendiri lagi, tanpa kamu.
Kadang aku berharap waktu dapat diputar aku tak mau kehilangan dia, seseorang yang sangat berarti dihidupku. Tapi kini semua sudah terlambat aku sudah kehilangan dia dan kamu. Mungkin aku harus lebih belajar disaat mengambil keputusan, jangan sampai aku kehilangan kesempatan karna telah memilih satu pilihan yang lain.


Keep reading :)


(: Milla Nur Widyastuti :)

Mungkin Ini yang Terbaik :)


Aku dan kamu tak saling mengenal sebelumnya. Kita hanya mengenal disuatu dunia maya. Aku dan kamu menjadi lebih sering berkomunikasi. Kadang aku juga bingung itu belum pernah bertemu tapi kenapa kita sudah sedekat ini, sudah tidak ada kata canggung lagi diantara kita, aku dan kamu seperti sudah saling mengenal  sejak lama. Hingga suatu saat aku bertemu denganmu disuatu tempat aku mencari cari dirimu, ya itu kamu. Seseorang di ujung ruang yang sedang duduk dengan santai. Mulai saat itu aku dan kamu mulai sering bercanda, dan itulah awal dimana kita bertemu. Aku dan kamu masih sama seperti biasa masih seperti teman hingga suatu saat kau menyatakan perasaanmu kepadaku. Aku sangatlah bingung, aku tak tau apa yang harus aku lakukan . 
Kenapa kau seperti ini disaat aku sudah mulai nyaman dengan hubungan pertemanan kita.  Kau bukan hanya sekedar temanku kau juga adalah bayangan masa lalu dari seseorang yang sangat dekat denganku. Aku tak tau apakah aku harus membalas perasaanmu itu atau aku dan kamu tetap berteman seperti biasa. Tak perlu kupungkiri aku mulai nyaman dengan perhatianmu tapi aku ingin kalau kita hanya sekedar menjadi seorang teman tidak lebih dari itu, aku tak ingin ada kata putus diantara kita .
Ya mungkin aku sampai sekarang masih bingung dengan pikiranku sendiri karna memang aku masih menyayangi seseorang yaitu masa lalu ku. Aku tak tau apakah aku bisa melupakan masa laluku dengan cara membalas perasaanmu. Cara itu sudah kucoba berkali kali dengan orang lain, tapi hasilnya itu nihil. Tak membuahkan hasil. Sudah bertahun tahun aku menunggu agar masa laluku itu kembali kepadaku tapi kenapa dia tak melihat jerih payah usahaku ini. Aku belum bisa melupakan dia dari dahulu, aku belum bisa mencari yang lebih baik darinya. Oleh karena itu aku hanya ingin kau menjadi teman yang selalu ada untukku. Tidak lebih dari itu, aku sudah nyaman dengan hubungan kita yang seperti itu .


Mengertilah bahwa kau tetap aku sayangi
Walaupun aku dan kamu tak bersatu
Ini kulakukan karna aku tak mau menyakiti perasaanmu

(: Milla Nur Widyastuti :)


Kau Yang Kutunggu


Disini…..aku hanyalah seorang gadis biasa yang sudah menginjak usia remaja, yang sudah mulai mencintai seseorang. Dia adalah laki laki pertama yang kuberikan cintaku . Dulu aku dan dia sangatlah bahagia, semua kujalani bersama sama. Tapi itu semua tak berjalan lama. Aku dan dia mulai menghadapi kehidupan ini dengan jalan kita masing-masing.
Aku sangat terpukul dengan kejadian itu, sangat sangat terpukul tapi apa daya aku tak bisa menyalahkan takdir. Aku mulai berusaha untuk melupakan dia, aku ingin masa depanku lebih baik dari yang sekarang. Aku ingin orang yang aku cintai juga mencintaiku bukan karna paksaan atau karena materi.
Jujur, semua ini sangatlah sulit, aku sudah sangat mencintainya. Aku tak tahu harus bagaimana lagi. Sampai aku pun mulai menyakiti perasaan laki-laki lain, aku tak mengerti apa yang ada dalam pikiranku. Aku mulai mencari pelampiasan.
Entahlah, aku tak ingin untuk melakukan ini tapi hatiku yang merasakannya. Aku tak tau kenapa semua terjadi seperti ini.
Hingga akhirnya aku menemukanmu, aku tak tau kenapa disaat aku berkomunikasi denganmu aku merasa nyaman. Perkenalan di dunia maya itu yang membuat kita saling mengenal. Aku dan kamu mulai dekat, walaupun kita belum pernah bertemu sebelumnya tapi aku tak tau mengapa aku sangatlah nyaman denganmu.
Hingga disaat aku dan kamu mulai bertemu, aku tau kau dan kau tau aku. Pertemuan pertama diantara kita. Itulah awal mula aku dan kau bertemu bertatap mata, dan berbicara secara langsung. Kau sangat menyenangkan. Aku tak tau kenapa aku selalu ingin dekat denganmu.
Dan akhirnya waktu yang kutunggu-tunggu tiba. Kau dan aku bersatu, menjalin suatu hubungan yang didasari oleh sebuah cinta. Aku tak pernah menyangka hal ini akan terjadi tapi tak bisa kupungkiri aku sangat senang memilikimu. Kaulah yang kutunggu sayang, setelah bertahun-tahun aku terpuruk dalam cinta lamaku. Akhirnya, kau datang dikehidupanku dengan membawa segenggam cinta dan secercah harapan untukku.


Aku  mencintaimu sayang
Aku menerima dirimu apa adanya
Aku ingin kau menjadi bagian disetiap hari-hariku


Dari seseorang yang menyayangimu
Yang berharap kau takkan pergi dariku
Tulisan ini hanya untukmu
PANGERANKU…….

(: Milla Nur Widyastuti :)