RSS

Biarkanlah Bonekamu Ini Bahagia


Disaat aku mulai merelakanmu, kau datang lagi ke kehidupanku
Disaat aku mulai lupa sedikit tentangmu, kau bawa harapan itu kembali.
Disaat aku mulai menemukan orang lain, sosokmu selalu datang ke dalam pikiranku.

Semua ini terjadi seolah-olah kau tak mau aku lupakan.
Kau tak memperbolehkan aku untuk merelakan kepergianmu.

Jika memang itu alasannya kenapa kau tak kembali bersamaku?
Kenapa kau menjauhiku?
Apakah aku tak boleh bahagia tanpamu?
Apakah hidupku harus bergantung denganmu?

Apakah kau tak mau aku lupakan?
Apakah kau tak mau jika aku bersama orang lain?
Tapi kenapa kau melakukan ini semua?
Sedangkan disaat aku mulai bahagia karenamu
Disaat aku mulai menyayangimu dengan ketulusan hatiku
Kau meninggalkanku

Apakah bonekamu ini tak boleh bahagia?
Apakah kau hanya menginginkan bonekamu merasakan rasa sakit?

Aku bukanlah boneka yang tak mempunyai perasaan
Aku bukanlah boneka yang mempunyai hati layaknya baja
Aku berbeda dari boneka yang lain
Aku adalah bonekamu yang mempunyai perasaan
Boneka yang mempunyai kasih sayang tulus untukmu

Oleh karena itu tolonglah kembali kepadaku
Aku masih ingin menjadi bonekamu yang kau sayang
Yang selalu kau peluk
Yang selalu kau rindukan

Jika memang kamu tak bisa kembali kepadaku
Tolong bawalah secercah harapan yang pernah kau bawa
Secercah harapan yang hanya sekedar harapan
Harapan palsu yang tak pernah kau wujudkan

Aku hanyalah seorang wanita
Seorang wanita yang pernah menjadi bonekamu
Yang ingin tersenyum dan bahagia
Yang juga ingin merasakan kebahagiaan seperti yang kau rasakan


Dari bonekamu
Yang ingin bahagia
Bersamamu
Atau bahkan
TANPAMU


ミ★Milla Nur Widyastuti

Itulah yang Memisahkan Kita


Ulang tahun itu, adalah ulang tahun kita. Pada hari itu hubungan kita sudah memasuki usia 3 tahun. Kita berdoa agar kita tak dapat dipisahkan kecuali jika waktu memang mentakdirkan kita untuk berpisah.
Dihari itu kita sangat bahagia, dan kita tertawa bersama. Semuanya berjalan lancar dan bahagia, hingga akhirnya aku megeluarkan darah dari hidungku. Kau panik melihat itu.
Aku mulai lemas, dan aku terjatuh. Aku tak sadarkan diri.

*skip skip*
Aku mulai sadarkan diri, tapi aku masih merasa sangat lemas. Diruangan itu hanya ada kau yang menungguku. Ternyata aku sudah berada di ruang rumah sakit dan orang tuaku tak ada diruangan itu, mereka sedang sibuk dengan pekerjaan mereka. Tak lama kemudian kau terbangun dan kau tersenyum karena melihatku sudah terbangun. Aku menyuruhmu untuk pulang, karena besok kau masih harus sekolah. Kau tak mau tapi aku memaksa, dan akhirnya kau pun mau. Kau pergi dari kamar rawatku. Dan aku sendiri disana.
Tidak lama kemudian dokter masuk, dan aku bertanya ada apa denganku. Jawaban dokter itu sangat membuatku kaget, aku divonis menyidap penyakit kanker darah. Ya tuhan, kenapa aku harus mendapat penyakit seberat ini?
Aku menangis dan dokter menghiburku, aku bisa sembuh asalkan aku rutin menjalankan cuci darah itu katanya. Tapi aku tak sebodoh itu, aku tau penyakit ini sangatlah fatal, penyakit ini tidak dapat disembuhkan. Akupun berusaha tersenyum mendengar kata-kata dokter itu untuk menutupi perasaan yang ada dihatiku. Tapi aku meminta kepada dokter agar dia tidak pernah memberitahukan penyakit ini kepada siapapun.


*2 bulan kemudian*
Aku dan kamu sedang pergi kesuatu tempat. Aku bosan dirumah, aku bosan hanya bolak-balik kerumah sakit, dan aku memutuskan untuk mengajaknya pergi ke taman dekat dengan rumahku. 5 menit setelah kita duduk di bangku taman, aku mulai merasa pusing, dan wajahku mulai terlihat pucat tapi kamu tak melihat itu semua, karena aku sedang bersandar di pundakmu, dan kita sama sama fokus melihat kedepan taman itu. Hingga akhirnya aku jatuh pingsan lagi. Kejadian yang sama seperti 2 bulan yang lalu.. Dan kau pun langsung membawaku ke rumah sakit.

*di rumah sakit*
Kau menemui dokter yang memeriksaku. Dan kau menanyakan ada apa denganku. Dokter pun memberi tahu bahwa selama ini aku menyidap penyakit  kanker darah, dan dokter memberitahu kamu bahwa selama ini aku memintanya supaya dia tak memberitahu keadaan ini kepada siapapun.

*diruang rawatku*
Kau menangis melihatku yang sedang terbaring lemah di kasur rumah sakit itu. Kau berbicara sendiri, kau menyalahkan dirimu sendiri kenapa selama ini kau tidak mengetahui penyakit yang aku derita.
Tak lama kemudian aku mulai membuka mataku, aku terasa tidak seperti biasanya, aku merasa lebih lemas daripada biasanya. Bahkan tanganku sudah sangat sulit untuk digerakkan. Kau pun menggenggam tanganku dan menangis, "kenapa kamu menyembunyikan ini semua dariku?" tanyamu sambil menangis
"aku tak mau membuat kamu sedih… aku tak mau kamu selalu memikirkan aku… aku tak mau menjadi beban untukmu.." jawabku dengan napas yang terengah-engah
Dan aku sebisa mungkin berbicara
"semua ini aku lakukan karena aku menyayangimu. AKU SAYANG……" aku sudah sangat sulit untuk bernafas, tapi aku berusaha menyelesaikan ucapanku.
"AKU SAYANG KAMU…" dan aku menghembuskan nafas terakhirku. Kaupun menangis melihat kepergianku yang sangat cepat itu. Kau tak menyangka bahwa aku akan meninggalkanmu saat ini.


*pemakamanku*
Pada saat acara pemakamanku kau datang dengan tangis yang sudah terbendung lagi. Kau memeluk tanah yang sudah menguburku itu. Ayah dan bundaku berkata "terima kasih karena sudah menyayangi Sandra sepenuh hatimu, terima kasih karena kamu telah menjaga Sandra selama ini :')"
"bunda menemukan ini dikamar Sandra, bunda kira ini untukmu Ara" ucap bundaku
"terima kasih bunda"

Semua sudah pulang tersisa kau seorang diri disini, dan kau membuka apa yang di berikan oleh bundaku. Isinya adalah sebuah album foto, yang berisi semua kenangan kita disaat kita bersama. Di halaman depan album itu kutuliskan sepenggal  tulisan yang berisi

Terima kasih karena kau telah mewarnai hari-hariku
Terima kasih karena kau telah menyayangiku
Terima kasih karena kau telah melindungiku
Terima kasih karena kau telah memberikan semangat kepadaku
Semua yang kau beri adalah kenangan terindah untukku
Semua yang kau beri tak akan pernah kulupakan
Maafkan aku karena aku harus pergi
Aku harus pergi meninggalkanmu
Aku tak bisa lagi melihat senyumanmu
Tak bisa lagi melihat sosok mu yang dewasa itu
Lupakanlah aku sayang
Bahagialah bersama orang lain
Bersama orang yang lebih baik dariku
Orang yang lebih sempurna dariku
Karena jika kau bahagia, aku juga turut bahagia
Turut bahagia bersama kebahagiaanmu
Walaupun kebahagiaanmu bukan datang dariku



ミ★Milla Nur Widyastuti

Semua Itu Adalah Jawabannya


Ini merupakan lanjutan dari cerita yang berjudul "Ada Yang Berbeda Darimu" . Happy Reading~


Hari demi hari ku lewati tanpa ada kamu disisiku, tanpa kehadiranmu lagi. Ya kau kini hanya sekedar masa laluku, yang memutuskan untuk meninggalkanku. Disaat sebelumnya kau mulai berubah, sifatmu yang tak seperti biasanya.
Sudah seminggu kejadian itu berlalu, tapi aku tetap tak bisa menghentikan kesedihanku ini. Aku tetap tak bisa menahan air mata ku ini. Kini semua telah berbeda. Handphone-ku yang dahulu selalu bergetar karena sms darimu kini sunyi, tak ada lagi dirimu. Dahulu kau selalu menemaniku saat sepulang sekolah, sekarang sudah tidak lagi. Jalan yang kulalui sepulang sekolah adalah jalan yang sama saat kulalui bersamamu. Jalan itu menorehkan semua kenangan itu. Betapa indahnya disaat kau berjalan di sebelahku, disaat kau menggenggam tanganku, tapi semua itu hanya kenangan lalu. Semua itu hilang ditelan waktu.
Semua kenangan kita selalu berputar di otakku. Selalu, dan tidak pernah hilang. Disini, aku selalu memperhatikanmu, selalu ingin melihat senyuman dari wajahmu, dan aku selalu melihat senyuman itu. Aku turut senang karena kamu bahagia tanpaku, walaupun disini ada aku yang berusaha sekuat tenaga untuk tersenyum tanpamu.
Aku dan kau masih dekat seperti layaknya teman biasa, tapi keadaan itu tak berlangsung lama. Perlahan-lahan kau mulai menjauh dariku. Kau kini benar-benar telah menghilang. Aku mencoba untuk merelakanmu, tapi ternyata itu semua tak semudah yang aku bayangkan. Aku lelah seperti ini, aku selalu memikirkanmu, tapi apa kau masih mengingatku? Apa kau masih memikirkanku? Siapakah aku dihatimu hingga kau tak kunjung pergi dari pikiranku? Apa aku tak boleh bahagia sepertimu, yang mampu bahagia diluar sana tanpa kehadiranku?
Kadang aku ingin melupakanmu sejenak dari pikiranku, tapi kadang aku tak mau melupakanmu. Aku ingin kau selalu ada di pikiranku walaupun aku tak ada di pikiranmu. Setelah satu tahun aku bertahan denganmu mungkin kini aku memang harus melupakan semua ini. Kau disana sudah menyukai orang lain yang lebih baik dariku. Mungkin memang inilah waktu yang tepat bahwa aku harus merelakan kepergianmu.
Kau dan dia, dia yang cantik, dan sangat baik itu mampu memikat hatimu. Dia juga mulai menampakkan ciri-ciri bahwa dia mulai menyukaimu. Kau dan dia akan menjadi pasangan yang sangat indah. Yang pasti akan bahagia. Lalu apa gunanya aku? Apa aku hanya menjadi sampah yang mengganggu hubungan mereka? Apa aku hanya menjadi perusak? Aku tak mau. Tapi, aku juga tak mau kehilanganmu. Aku belum sanggup mengikhlaskanmu dengan orang lain. Aku belum sanggup melihat kau bersamanya.
Tapi disini aku berusaha untuk selalu tersenyum, berusaha untuk bahagia melihat kau dan dia. Semua ini aku lakukan hanya karena satu hal. Aku tulus menyayangimu, tanpa memandang kamu dari segi apapun.


Dari mantanmu
Yang hingga kini belum sanggup kehilanganmu
Yang sedang belajar untuk tersenyum tanpamu


ミ★Milla Nur Widyastuti

Ada Yang Berbeda Darimu

Tepat hari itu aku dan kamu merayakan hari jadi kita yang ke-6 bulan. Tidak terasa sudah setengah tahun aku bersamamu. Dan sudah setengah tahun pula kau menjadi orang yang spesial dihatiku.
Seperti bulan-bulan sebelumnya kau dan aku saling mengucapkan "happy anniversary" doa doanya pun selalu sama "semoga makin awet, makin setia, makin sayang satu sama lain" dan aku sangat berharap semua doa itu bisa menjadi nyata.
Hari itu aku pergi bersamamu, kukira hari itu akan menjadi indah tapi mungkin tidak. Kau berbeda. Sifatmu sangat aneh di hari itu. Kau jarang tersenyum, bahkan kau jarang mengeluarkan kata-kata yang lucu dari bibirmu itu. Apa yang salah dariku hingga kau menjadi seperti ini? Bukankah seharusnya hari ini akan menjadi hari yang menyenangkan untukku? Bahkan untuk kita.
Mungkin tidak seperti pertemuan biasanya, aku dan kamu memutuskan untuk pulang lebih cepat dari biasanya. Disaat perpisahan itu karena jalan pulang kita yang berbeda, ada lagi yang berbeda darimu. Kata-kata yang biasanya selalu kau ucapkan tak kau ucapkan lagi. Ada apa denganmu? Apa yang membuat kau menjadi seperti ini?
Hari demi hari aku lewati dengan penuh tanda tanya. Mengapa kau berbeda? Mengapa kau tak seperti biasanya terhadapku? Ya semua pertanyaan itu hanya aku pendam di dalam hatiku. Aku tak menanyakan itu terhadapmu.
Hingga pada suatu hari, tepatnya 5 hari setelah kita merayakan hari jadi kita semua pertanyaan yang ada di dalam hatiku terjawab sudah. Kau pergi meninggalkanku. Apa ini alasan yang membuatmu berubah beberapa hari ini? Apa salahku sehingga kau pergi meninggalkanku? Apa kau sudah tidak menyayangiku lagi? Apa kau sudah menemukan orang lain dihatimu?
Semua pertanyaan itu muncul ketika kau memutuskan untuk pergi dari hidupku. Ketika kau memutuskan untuk tidak menjadi pangeran hatiku lagi.
Air mata itu sudah tak terbedung di kelopak mataku. Air mataku jatuh dengan derasnya di pipiku. Aku tak pernah membayangkan perpisahan ini akan terjadi. Aku tak pernah berniat untuk pergi meninggalkanmu. Tapi kau? Kau yang memutuskan perpisahan ini terjadi.
Esok hari disaat aku terbangun, matahari memancarkan sinarnya yang terang. Tapi matahari sedang bertolak belakang denganku. Aku tak secerah hari-hari sebelumnya. Bahkan mataku menjadi sembap karena semalaman menangis. Aku masih tak percaya akan kejadian semalam itu. Aku berharap itu hanya sekedar mimpi buruk, tapi ternyata aku salah. Itu semua adalah kejadian pahit yang nyata, nyata ada di kehidupanku.
Sejujurnya pada hari itu aku hanya ingin memeluk gulingku, dan membasahinya dengan air mataku. Tak ada niat untuk pergi ke sekolah, tak ada niat untuk bertemu teman-teman. Bahkan tak ada niat untuk keluar dari kamarku. Dan aku tak sanggup untuk bertemu denganmu.
Saat itu hanya satu sahabatku yang mengetahui apa yang terjadi denganku. Aku datang ke sekolah dengan mata sembap yang masih agak kemerahan. Sahabatku memintaku untuk menceritakan hal yang terjadi dengan lengkap. Aku pun menceritakan semuanya, semua yang menimpaku. Disaat aku bercerita tak terasa air mata itu mulai jatuh dengan sendirinya, ia mengalir tanpa aku ketahui. Dan disaat itu tepat disaat aku sedang melihat kearah pintu, kau datang. Kau yang dulu menjadi semangatku, yang dulu menjadi senyumku. Yang dulu mengisi hatku. Tapi kini semua itu telah sirna, semua itu hanya segores tinta yang tertinggal di buku kehidupanku. Kini kau hanya sekedar masa laluku.


Ditulis saat aku mengingat kamu
Orang yang pernah mengisi ruang di hatiku


ミ★Milla Nur Widyastuti

Apa Aku Masih Jadi Sahabatmu?


Dulu kau dan aku selalu bersama
Dulu kau dan aku tak terpisahkan
Semua kejadian kita selalu memberi pengaruh satu sama lain
Semua kita ceritakan
Semua kita bagi
Semuanya tanpa terkecuali

Kita selalu berdua
Kita selalu bersama
Dulu tak ada yang namanya aku tanpa kau
Tak ada namanya kau tanpa aku
Tapi sekarang semuanya berubah
Semua berbeda

Kau dan aku tak lagi bersama
Kau dan aku tak lagi berdua
Kau dan aku terpisahkan

Kini tak ada lagi kita
Kini kau berbeda
Kau tanpa aku
Dan aku tanpa kau

Hari-hariku kini tanpa kamu
Hari-hariku kini sudah tak bersamamu
Dimanakah dirimu yang dulu?
Mengapa kau menjauh dariku?
Apakah aku sudah melupakanmu?
Tapi bukankah kau yang sudah melupakan aku?

Aku ingin kita bersama lagi
Seperti dulu
Disaat aku dan kau bersama
Disaat kita senang dan sedih berdua

Tapi mungkin itu semua hanyalah keinginan belaka
Tak akan mungkin terjadi lagi

Disini aku hanya ingin ucapkan
Semoga kau bahagia disana
Bersama mereka
Mereka yang lebih baik dariku
Mereka yang lebih bisa mengerti kau daripada aku


Dari seseorang
Yang pernah dekat denganmu
Yang pernah mengisi hari-harimu
Yang bahkan pernah menjadi….
SAHABATMU….


ミ★Milla Nur Widyastuti

Kejadian Itu Memang Nyata


Tepat hari ini, 11 bulan yang lalu. Kejadian pahit itu terjadi. Kejadian yang tadinya hanya aku anggap sebagai sebuah mimpi buruk di malam hari, kejadian yang tak pernah aku inginkan, kejadian yang tak pernah aku inginkan, bahkan kejadian yang tak pernah aku bayangkan itu terjadi.
Separuh semangatku hilang, separuh hatiku melayang, separuh hari-hariku tenggelam.
Senyumanmu kini telah tiada, semua tentangmu telah terhempas dibawa waktu.
Kau menghilang bersama waktu yang membawamu pergi dariku.
Aku merindukanmu sayang, aku merindukan semua waktu disaat kita bersama. Aku merindukan semua itu.
Sebulan lagi, dan tepat di tanggal yang sama, apakah kau masih bisa kembali kepadaku lagi?
Apa aku masih bisa berharap agar kau dapat datang kepadaku lagi?
Ataukah aku harus benar-benar merelakanmu?
Apa aku bisa? Apa aku mampu melewati semua ini?



Kamu adalah jawaban bagi semua pertanyaan
Alasan dari semua hal terbaik dalam hidupku
Harapan bagi mimpi-mimpiku
Kekuatan saat aku sendiri meragukan kemampuanku


Ditulis saat hari perpisahan kita
Yang ke-11 bulan
05042012
20:44


ミ★Milla Nur Widyastuti

Everything About You


Pujaanku
Untuk kau pujaan hatiku
Disini ada aku yang selalu memperhatikanmu
Yang selalu memandangimu dimanapun aku dapat melihatmu
Yang selalu memperhatikan gerak-gerikmu
Tak satupun yang tak aku lihat darimu

Matahariku
Untuk kau matahariku
Disini ada aku yang menunggu sinarmu
Yang berharap kau menemaniku
Yang berharap kau menyinari hari-hariku

Pelangiku
Untuk kau pelangiku
Disini ada aku yang mengharapkan keindahanmu
Yang berharap kau menorehkan warna-warni keindahanmu
Yang berharap kau mewarnai hidupku kembali

Bintangku
Untuk kau bintangku
Disini ada aku yang ingin melihat senyummu.
Yang ingin melihat kilauanmu

Masa laluku
Untuk kau masa laluku
Disini ada aku yang menginginkan kau kembali
Yang masih menyayangimu

Yang masih berharap agar kau mampu menjadi bintangku
Menjadi pujaanku
Menjadi matahariku
Dan juga menjadi pelangiku

Yang bukan hanya sekedar masa lalu
Tetapi menjadi masa kini
Bahkan masa depanku



Dari masa lalumu
Yang kadang merasa hampa
Yang kadang mengeluarkan air matanya
Hanya karena kerinduannya
KEPADAMU…….


ミ★Milla Nur Widyastuti

Matahariku


Malam yang indah
Bintang menari-menari di awan
Bulan pun tersenyum memancarkan sinarnya
Semua seakan ingin mengajakku untuk tersenyum
Untuk bahagia menikmati malam yang indah

Tapi itu tak mampu membuatku untuk tersenyum
Matahariku yang biasanya selalu ada untukku
Yang selalu menemaniku
Yang selalu membagi kasihnya kepadaku
Dia
Menghilang

Matahariku tak muncul
Sinarnya tak menerangiku lagi
Aku merasa kesepian tanpanya
Aku hampa tanpanya

Aku tak mengerti mengapa dia menghilang
Kenapa dia memutuskan untuk meninggalkanku
Kenapa dia tak mau menyinari hari-hariku lagi
Kenapa dia tak mau membuatku tersenyum lagi

Apa salahku
Apa aku telah menyakitimu
Apa aku telah melupakanmu
Apa aku telah menduakanmu matahariku


Untuk matahariku
Yang dahulu selalu menyinari hari-hariku


ミ★Milla Nur Widyastuti

Pertemuan Yang Berakhir dengan Perpisahan (⌣́_⌣̀)\('́⌣'̀ )

Kita bertemu di waktu yang tak terduga.
Kita bertemu di tempat yang kita tak tau
Kita belum saling mengenal
Kau tak mengenal aku
Aku juga tak mengenal kau

Pertemuan itu
Yang membuat aku mulai mengenalmu
Yang membuat aku mulai dekat denganmu
Yang membuat aku mulai menyukaimu
Pertemuan itu adalah pertemuan terindah

Kau
Sosok lelaki yang berbeda dimataku
Lelaki yang mampu merangkulku
Lelaki yang mampu melindungiku
Lelaki yang sempurna

Indahnya pertemuan itu
Indahnya perkenalan itu
Indahnya saat kita mulai saling menyukai
Indahnya saat kita mulai menyatukan perasaan itu
Waktu yang sangat indah

Genggaman tanganmu
Pelukanmu
Dekapanmu
Rangkulanmu
Aku merindukannya

Kini kau pergi
Tiada lagi dirimu
Tiada lagi sosok yang mampu melindungiku
Tiada agi sosok yang mampu menyemangatiku
Tiada lagi kamu
Yang mampu merangkulku disaat aku terjatuh

Kini
Aku harus belajar melepasmu
Aku harus belajar merelakanmu
Belajar menjalani hidup ini
TANPAMU
Tanpa orang yang aku sayangi


Ditulis sepulang sekolah
Disaat aku mengingatmu


ミ★Milla Nur Widyastuti

Kode HTML warna pada blog

Berikut ini merupakan beberapa daftar kode HTML warna yang perlu untuk kita ketahui.

#FFFFFF
#FFFFCC
#FFFF99
#FFFF66
#FFFF33
#FFFF00
#FFCCFF
#FFCCCC
#FFCC99
#FFCC66
#FFCC33
#FFCC00
#FF99FF
#FF99CC
#FF9999
#FF9966
#FF9933
#FF9900
#FF66FF
#FF66CC
#FF6699
#FF6666
#FF6633
#FF6600
#FF33FF
#FF33CC
#FF3399
#FF3366
#FF3333
#FF3300
#FF00FF
#FF00CC
#FF0099
#FF0066
#FF0033
#FF0000

  

#CCFFFF
#CCFFCC
#CCFF99
#CCFF66
#CCFF33
#CCFF00
#CCCCFF
#CCCCCC
#CCCC99
#CCCC66
#CCCC33
#CCCC00
#CC99FF
#CC99CC
#CC9999
#CC9966
#CC9933
#CC9900
#CC66FF
#CC66CC
#CC6699
#CC6666
#CC6633
#CC6600
#CC33FF
#CC33CC
#CC3399
#CC3366
#CC3333
#CC3300
#CC00FF
#CC00CC
#CC0099
#CC0066
#CC0033
#CC0000

  

#99FFFF
#99FFCC
#99FF99
#99FF66
#99FF33
#99FF00
#99CCFF
#99CCCC
#99CC99
#99CC66
#99CC33
#99CC00
#9999FF
#9999CC
#999999
#999966
#999933
#999900
#9966FF
#9966CC
#996699
#996666
#996633
#996600
#9933FF
#9933CC
#993399
#993366
#993333
#993300
#9900FF
#9900CC
#990099
#990066
#990033
#990000

  

#66FFFF
#66FFCC
#66FF99
#66FF66
#66FF33
#66FF00
#66CCFF
#66CCCC
#66CC99
#66CC66
#66CC33
#66CC00
#6699FF
#6699CC
#669999
#669966
#669933
#669900
#6666FF
#6666CC
#666699
#666666
#666633
#666600
#6633FF
#6633CC
#663399
#663366
#663333
#663300
#6600FF
#6600CC
#660099
#660066
#660033
#660000

  

#33FFFF
#33FFCC
#33FF99
#33FF66
#33FF33
#33FF00
#33CCFF
#33CCCC
#33CC99
#33CC66
#33CC33
#33CC00
#3399FF
#3399CC
#339999
#339966
#339933
#339900
#3366FF
#3366CC
#336699
#336666
#336633
#336600
#3333FF
#3333CC
#333399
#333366
#333333
#333300
#3300FF
#3300CC
#330099
#330066
#330033
#330000

  

#00FFFF
#00FFCC
#00FF99
#00FF66
#00FF33
#00FF00
#00CCFF
#00CCCC
#00CC99
#00CC66
#00CC33
#00CC00
#0099FF
#0099CC
#009999
#009966
#009933
#009900
#0066FF
#0066CC
#006699
#006666
#006633
#006600
#0033FF
#0033CC
#003399
#003366
#003333
#003300
#0000FF
#0000CC
#000099
#000066
#000033
#000000


#465584
#EEF2F7
#3A4F6C
#00D
#434951
#555
#777
#DFE6EF
#345487
#F5F9FD
#3860BB
#BCD0ED
#C2CFDF
#F0F5FA
#D1DCEB
#003
#900
#CCE9FD
#E4EAF2
#4C77B6
#DFE6EF
#EEF2F7



Banyak kan 
Selamat Blogging