RSS

We Are One 2


ini adalah lanjutan dari We Are One . ya sekedar iseng iseng saja.


Aku, kamu, dan dia. Kita yang dahulu tak saling kenal, dan tak saling peduli satu sama lain. Dan akhirnya kita bisa menjalin sebuah persahabatan seperti sekarang ini. Betapa beruntungnya aku bisa mengenal kalian dalam hidupku. Dulu sewaktu masa kelas 7 aku hanya mengenal Fitri, Hera, dan Mila Putri. Bahkan aku tak mengenal Swesti dan Tia ._.

Aku mengenal Fitri karena dia memang satu kelas denganku, aku mengenal Hera dan Mila Putri di ekskul yaitu paskibra. Tapi aku lebih dulu mengenal Hera karena dia sering main ke kelasku dulu. Sewaktu kelas 7 bahkan aku tak dekat dengan Fitri, hanya sekedar teman biasa. Tapi semua berbeda saat di kelas 8. aku pernah bermimpi dan mimpi ku menjadi nyata. Aku bermimpi bahwa aku akan masuk ke kelas 8.1 dan aku akan sekelas dengan Fitri bahkan sebangku dengannya. Bahkan disaat aku sedang mencari tau dimana kelasku, aku tak bersama sahabt-sahabatku di kelas 7, aku berpencar dengan mereka dan mencari kelasku bersama Fitri.

Sehabis upacara di depan kelas 9.D atau dulunya kelas 7.1 aku bilang sama Fitri "pit, kalo kita sekelas kita duduk bareng yaa" dan Fitri pun mau duduk bersamaku.
"cari dari kelas 8.1 dulu yuk, yang di ujung" kata Fitri kepadaku. Dan kita berdua langsung melihat daftar nama yang sudah di tempel di depan jendela kelas. Aku melihat namaku di daftar itu.
"kayanya gue gak ada disini deh" kata Fitri
"masa sih?" kataku panik dan aku langsung mencari namanya.
"ini ada pit" ujarku sambil namanya.
"oiya, gue gak liat :D duduk berdua nih ya kita" katanya
"iyaa :D" kataku sangat bersemangat

Aku melihat nama nama anak yang lain. Sepertinya anak-anak nya akan asik.
Awalnya aku hanya biasa saja dengan kelas 8.1 . Depanku Hera dan Mutia :D keesokan harinya Vicky dari kelasku memutuskan untuk pindah ke kelas 8.5 . Dan Swesti pindah dari kelas 8.2 ke kelas 8.1 . Awalnya dia itu duduk sama Indana. Tapi lama-lama Swesti jadi duduk sama Hera di depanku. Kita ber4 pun menjadi dekat. Tak hanya di sekolah tapi kadang kami juga pergi keluar bersama.
Swesti dan Hera sering main ke belakang, bareng sama Tia, Mila Putri, Lia, dan CB (nama aslinya sih Indri :D) mereka sampe bikin geng gitu namanya geng gembel sama geng mencret :D haha gokil kan. Ya itu Cuma sekedar buat main-mainan doang kok.
Karna itulah Hera, dan Swesti juga lumayan dekat dengan Mila Putri, dan Tia.

Sedangkan Aku, dan Fitri. Kami baru mulai dekat dengan Tia, dan Mila Putri semenjak kelas 9, karena kita ber4 sekelas. Depan belakang pula duduknya. Dan semua itulah awal dari kedekatan kami ber6.
Setiap istirahat kami selalu berkumpul. Ya walaupun memang tak setiap hari. Kami juga sering main keluar bersama, ke Mall terutama. Ya walaupun kadang lagi bokek tapi mah yang penting mejeng haha :D bosen sama suasana sekolah yang gitu-gitu doang.

Sekarang kita kemana-mana ber6 mulu, bahkan sampai orang tua kita tahu kalau kita kemana-mana selalu bareng-bareng. Setiap mau pergi kemana dan ditanya sama siapa pasti jawabannya "mau main, biasalah ber6" pasti orang tua sudah mengerti :D apalagi ibu sama bapaknya Fitri, pasti hafal banget dengan kita karena kita main mulu ke rumahnya :D rumahnya udah kaya beskem gitu deh.

Sekarang kita udah mau lulus, mudah-mudahan sih lulus semua satu sekolahan. Dan mudah-mudahan juga dapet nilai yang memuaskan semua. Kita udah sama-sama tau kalo ada yang berbeda jurusan diantara kita ber6. kita udah milih jalan kita sendiri-sendiri. Ya walaupun gitu aku pengen banget kita tetep bersama. Aku pengen kalian juga gak pernah lupa sama aku, dan juga jangan saling melupakan satu sama lain. Aku ingin kita tetap masih berkomunikasi walaupun kita sudah tak satu sekolah.

Aku ingin kita bertemu disaat kita sukses nanti, bersama pasangan abadi kita, dan juga malaikat kecil kita :) kira-kira gimana yaaa :D
Apakah Hera yang jarang banget nyisir, jadi rajin nyisir ?
Apakah Fitri yang lolanya parah banget, jadi gak lola lagi?
Apakah Swesti yang tingkahnya masih kaya anak-anak itu bisa menjadi bersikap dewasa?
Apakah Mila Putri yang tinggi itu, akan makin tinggi?
Apakah Tia yang batu itu, bisa menjadi wanita yang memainkan perasaan bukan hanya logika?
Dan apakah aku yang bawelnya parah banget, bisa mengurdangi kebawelanku ini?

Ya itu semua hanya waktu menjawab. Tapi ingatlah kawan aku selalu mendoakan yang terbaik untuk kalian, aku akan selalu mengingat kalian. Dan aku harap kalian juga seperti itu.
We Are One GM :* ({})
Dan terima kasih untuk selama ini karna kalian selalu mengerti keadaan, dan perasaanku, disaat suka maupun duka. Kalian yang terbaik sobat ;)

0 komentar:

Posting Komentar